Rabu, 18 Desember 2013

PROTISA (PRODUK TI DESA)

            Kegiatan divisi BE dimulai bulan September difokuskan terhadap pengolahan singkong sebagai salah satu komoditas pertanian yang dihasilkan oleh Desa Cihideung Udik, agar memiliki nilai tambah terutama terhadap nilai ekonominya. Produk turunan yang kita ciptakan ada dua jenis yaitu Kerupuk Enye-enye serta “ Lolikong” atau kepanjangan dari Gulali Singkong. Dengan berbahan dasar singkong, namun berbeda rasa dari setiap produk yaitu ada yang manis dan ada yang asin. Label dari dua produk kami ialah “ PROTISA” yaitu Produk ti Desa, dimana merupakan label yang menaungi setiap produk yang dihasilkan oleh Desa Cihideung Udik.
            Persiapan dilakukan mulai dari penentuan nama produk, bentuk packaging, penentuan alat dan bahan yang diperlukan, penanggung jawab dari Desa, dan pembuatan timeline kegiatan dari proses produksi. Dimulai pada tanggal 17 September 2013, kita melakukan persiapan untuk mengikuti pameran di JCC Senayan. Dari mulai produksi di desa, hingga tahap finishing pembungkusan. Ada sekitar 40 bungkus produk yang dihsilkan dalam proses produksi pertama kali untuk dibawa ke pameran tersebut.
            Proses pembuatan produk Lolikong diantaranya adalah pengupasan, pengukusan, pengirisan, penjemuran, penggorengan, pemberian karamel gula, dan tahap yang terakhir adalah pemberian kemasan. Tahapan yang pertama adalah mengupas kulit singkong dan potong singkong menjadi beberapa bagian lalu cuci hingga bersih. Tahap kedua, singkong yang telah dicuci lalu dikukus hingga matang atau sampai kondisi singkong mudah untuk diiris. Setelah itu pada tahap pengirisan, singkong diiris menggunakan pisau yang tajam dan diiris dengan ukuran yang sama berbentuk memanjang. Tahap selanjutnya adalah melakukan penjemuran terhadap singkong yang telah diiris dibawah sinar matahari. Proses penjemuran dilakukan selama 2 hari jika cuaca cerah, dan jika cuaca tidak cerah proses penjemuran dapat memakan waktu yang lama. Singkong yang sudah kering kemudian siap untuk melewati proses penggorengan. Penggorengan dilakukan sampai tekstur singkong renyah, kemudian diangkat lalu didinginkan. Untuk pembuatan karamelnya sendiri menggunakan gula putih yang dimasak hingga cair dan ditambah sedikit garam serta daun pandan agar harum. setelah keduanya siap, campur singkong dengan karamel hingga merata. Diamkan sebentar hingga gula mengeras. Tahapan yang terakhir adalah pemberian kemasan.
            Untuk proses pembuatan produk ‘Enye-enye’ tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan ‘Lolikong’. Proses yang dilalui adalah singkong diparut hingga halus dan dicampur dengan sagu serta bumbu rempah-rempah, lalu dikukus dalam proses ini masih menggunakan cara tradisional yaitu menggunakan tutup panci sebagai media singkong untuk dikukus. Kemudian dijemur sampai garing, setelah itu adonan singkong tersebut di bentuk segitiga dengan menggunakan gunting. Setelah semua siap terbentuk, enye-enye digoreng hingga tekstur renyah. Dan tahap yang terakhir adalah pemberian kemasan.

Gambar kemasan

            Proses produksi telah dilakukan sebanyak dua kali. Selain produksi pertama sebanyak 40 bungkus, selanjutnya produksi dilakukan kembali pada tanggal 23 November 2013 sebanyak 65 bungkus untuk dijual. Dalam proses penjualan kami bekerjasama dengan divisi danus suatu acara sebagai produk untuk dijual kembali dengan harga Rp. 3000/pcs.

            Sebagai informasi, mini bisnis ini bekerjasama dengan ibu-ibu warga Desa Cihideung Udik dengan penanggung jawabnya adalah Ibu Lia dengan beranggotakan 2 orang. Proses produksi hingga pengemasan dilakukan oleh ibu-ibu, kami divisi BE hanya membantu dalam persiapan dan pemasaran produk. Pada tahap persiapan, seperti yang dijelaskan diatas kami membantu untuk menentukan nama dan pembuatan kemasan produk. Untuk kedepannya harapan kami produksi Protisa ini dapat dilakukan secara rutin, dan warga setempat dapat menjalankan bisnis ini dengan baik tentunya setelah ada pendampingan. Selain itu, kami berharap usaha ini dapat menjadi salah satu UKM yang berkembang dengan baik dan mampu menjadi lapangan pekerjaan baru.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

PRESS RELEASE

Recent Posts

Popular Posts

Pages

Blog Archive

Mengenai Saya

Foto saya
Perubahan Untukmu Indonesia oleh FFI @pemudaFFI Bersama Membangun Indonesia, Untuk Indonesia yang lebih baik!